Tuesday, 10 January 2012

9 Mitos Unik Tentang Petir yg salah kaprah

 


1. Petir Hanya Menyambar Saat Hujan

Petir dapat menyambar sebelum, pada saat, atau setelah hujan. Bahkan, petir kerap muncul di langit biru pada cuaca cerah. hal ini karena pada awan sendiri telah memiliki muatan listrik.

2. Petir Tidak Pernah Menyambar Tempat yang Sama Dua Kali

Petir sering menyambar tempat yang sama berulang-ulang, terutama tempat tinggi dan berujung lancip, seperti beberapa gedung pencakar langit. seolah olah mereka punya jalur sendiri
.
 3. Ban Karet Melindungi Anda
Mobil adalah salah satu tempat yang aman pada saat terjadi petir menyambar. Namun, itu bukan karena ban mobil. Bodi berbahan metal di luar mobil menghantar aliran listrik di luar mobil. sementara interior mobil dibuat dari bahan isolator Untuk berjaga-jaga, selalu pastikan jendela mobil tertutup rapat.


4. Berdiri di Bawah Pohon

Berada di bawah pohon pada saat hujan lebat disertai petir tidaklah terlalu aman. Seseorang berpotensi terkena sengatan petir secara langsung atau terluka oleh listrik yang mengalir di tanah.

5. Tidak Apa-apa Menyelesaikan Pertandingan Saat Hujan Lebat

Mengingat terdapat sejumlah kasus serangan petir, manajemen beberapa klub olah raga dunia kini mempunyai kebijakan baru. Pertangingan akan dihentikan sementara pada saat hujan deras demi keselamatan.

6. Telungkup di Tanah
Jika petir mengalir di permukaan tanah, menelungkupkan badan tidak selamanya menyelamatkan Anda. Tindakan seperti itu sudah tidak berlaku karena memberikan anggapan yang salah terhadap konsep keselamatan. Berdasarkan pendapat sejumlah ahli, tidak ada tempat yang aman di daerah terbuka saat petir menyambar.

7. Orang Yang Tersambar Petir Berbahaya Untuk Disentuh
Korban sambaran petir harus cepat mendapat pengobatan, seperti bantuan pernafasan (CPR). Badan manusia tidak menyimpan listrik dari luar, sehingga sangat aman untuk disentuh.

8. Aksesoris Berbahan Metal Mengundang Petir 
Jangan bersusah payah melepas aksesoris metal Anda pada saat petir menyambar, sebab sejumlah benda tersebut tidak mengundang petir. Yang harus diperhatikan adalah tidak membawa payung karena itu membuat Anda lebih tinggi
.
9. Saya Aman Berada Dalam Rumah 
Ya, rumah atau bangunan lain adalah tempat teraman pada saat petir menyambar. Kendati begitu, pada saat berada di dalam, jauhi kabel telepon, perabot elektronik, dan alat-alat yang mengandung listrik lain. Jauhi pula air dan pipa-pipa. Dan yang terakhir, jangan berada dekat jendela hanya karena ingin melihat visual petir yang mengagumkan.Sumber : merdeka

Thursday, 5 January 2012

50 % Dokter di Inggris ingin Berhubungan Intim dengan Pasiennya

London, Kode etik melarang dokter di Inggris untuk menjalin hubungan personal dengan pasiennya, apalagi sampai jatuh cinta. Namun tak semua dokter setuju dengan aturan ini, bahkan 1 dari 2 dokter ingin berhubungan seks dengan pasiennya.

Yang lebih mencengangkan, 1 dari 6 dokter keluarga di London menganggap selingkuh dengan pasien adalah hal yang manusiawi. Aturan atau kode etik yang melarangnya selama puluhan tahun perlu disesuaikan dengan kebutuhan para dokter untuk mendapatkan rasa senang.

Fakta mengejutkan tersebut terungkap dalam sebuah survei yang dilakukan oleh majalah Pulse baru-baru ini. Pada intinya, sebagian dokter menginginkan adanya penyesuaian kode etik agar tidak terlalu kaku seperti pada masa lalu dan masih berlaku hingga sekarang.

"Pelarangan mutlak untuk berhubungan seks dengan pasien dan mantan pasien merupakan pembatasan yang tidak adil," ungkap Dr Tony Grewal, salah seorang dokter keluarga yang berpraktik di London seperti dikutip dariTelegraph, Minggu (17/7/2011).

Menurut Dr Grewal, pasien tetap harus dilindungi dari kemungkinan eksploitasi atau pemanfaatan dan pemaksaan dari dokter sebagai dampak dari adanya hubungan personal. Namun aturan tersebut tidak harus membatasi para dokter yang mampu berhubungan dengan baik dan tetap profesional.

Dalam 20 tahun terakhir, konsil kedokteran di Inggris menetapkan bahwa para dokter dilarang menjalin hubungan emosional apalagi berhubungan seks dengan pasiennya. Tujuannya adalah untuk menjaga kehormatan profesi dokter, sekaligus kepercayaan pasien terhadap para dokter.
 
Namun kenyataannya seperti dalam hasil survei, 2 persen dokter mengaku pernah selingkuh dengan pasiennya. Sementara itu, 16 persen atau sekitar 1 dari 6 dokter menganggap hal itu (selingkuh) adalah hal yang wajar dan tidak perlu dilarang selama yang bersangkutan tetap profesional.
sumber: http://www.detikhealth.com/read/2011...ngan-pasiennya